Tampilkan postingan dengan label serem. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label serem. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 September 2012

Seorang anak perempuan India memiliki air mata darah


Satu lagi keanehan terjadi didalam dunia kedokteran. Rashida Khatoon, seorang anak perempuan dari India timur laut mengeluarkan air mata darah, bukan air. Dia dan kondisi medisnya yang tidak biasa telah berubah menjadi sebuah tempat suci bagi para penyembah lokal yang datang untuk menyaksikan tetesan air mata darah keluar dari matanya beberapa kali dalam sehari.
Para dokter dari wilayah Patna tidak memiliki penjelasan ilmiah yang memuaskan mengenai sebab anomali ini. Namun seorang brahmana Hindu lokal telah mendeklarasikan bahwa Rashida adalah sebuah mukjizat. Para penyembah menunduk dihadapan Rashida, memberikan persembahan-persembahan suci kepadanya.

"Aku tidak merasakan sakit ketika air mata itu keluar, namun aku begitu terkejut ketika melihat darah yang keluar dari mataku," kata Rashida.

Apa yang menyebabkan keanehan ini ? beberapa berspekulasi kemungkinan adanya tumor otak atau rusaknya kelenjar air mata. Namun tidak ada bukti medis yang mendukungnya. Beberapa lagi menyimpulkan bahwa yang dialami Rashida adalah sebuah penyakit yang disebut Haemolacria yang terjadi ketika seseorang mengeluarkan air mata yang kadang bercampur dengan darah. Mungkin saja.
 

Jumat, 21 September 2012

Serem, sudah mati 6 hari nenek ini bangkit lagi

Li Xiufeng (mirror.co.uk)
Li Xiufeng, seorang nenek berusia 95 tahun menggegerkan tetangganya, Usai diidentifikasi “meninggal” warga China ini keluar dari peti mati tempat jasadnya disemayamkan.
Kejadian ini berawal ketika Li ditemukan tidak bergerak dan bernapas di tempat tidur oleh tetangganya Chen Qingwang. Si nenek tergeletak lebih dari empat malam setelah kepalanya cedera karena tersandung.
Chen yang sudah mencoba membangunkan warga desa Liulou, Beiliu, provinsi Guangxi tersebut akhirnya berasumsi kalau si nenek meninggal saat tertidur. Chen menceritakan jika ia biasa mengunjungi Li untuk membawakan sarapan pagi. “Dia tidak bangun, jadi aku berusaha membangunkannya,” katanya.
“Sekuat tenaga saya menggoyang-goyang badan dan meneriakan namanya, dia tidak bereaksi apapun,” kata lelaki berusia 60 tahun tersebut. “Saya curiga, jadi aku mengecek napasnya, dia sudah tidak ada. Tapi badannya kok tidak dingin,” tuturnya.
Dari sana Chen menarik kesimpulan jika tetangganya tersebut sudah meninggal. Dan berdasarkan tradisi, perempuan yang sudah “meninggal” harus dibaringkan di dalam peti sebelum dimakamkan untuk memberi kesempatan pada keluarga dan kerabat melakukan penghormatan terakhir.
Tapi sehari sebelum dimakamkan, Chen memergoki jasad di dalam peti mati sudah tidak ada. “Kami sangat ketakutan dan buru-buru meminta tolong pada tetangga yang lain,” katanya. Setelah dilakukan pencarian, warga menemukan Li Xiufeng tengah duduk di bangku dapur rumahnya sambil menyiapkan masakan.
Pada tetangganya Li berujar, “aku tidur lama sekali. Saat terbangun, perutku terasa lapar. Aku ingin memasak sesuatu buat dimakan. Aku mendorong tutup peti cukup lama agar bisa keluar,” kata si nenek.
Pihak rumah sakit setempat mempercayai jika Li Xiufeng mengalami kematian buatan. Dimana orang ditemukan tidak bernapas tapi tubuhnya masih hangat. Fiuh, ada-ada saja.(yri)
sumber: annanova.com